Hari ini : Sabtu, 14 Desember 2019

NEWS

Peduli Lingkungan Melalui ARTOTEL EARTH bersama ARTOTEL GROUP

Dimulai pada tahun 2016, ARTOTEL For Hope merupakan rangkaian kegiatan kepedulian sosial dari ARTOTEL Group yang berlangsung setaip bulan Desember / akhir tahun dan dilakukan dengan cara yang berbeda, yaitu melakukan kampanye kepedulian sosial melalui kegiatan seni. Selain itu, ARTOTEL For Hope juga melakukan penggalangan donasi dari tamu yang menginap di semua propertin ARTOTEL Group untuk disumbangkan kepada komunitas atau organisasi sosial tertentu. Dengan cara ini, ARTOTEL For Hope mendpatkan respon yang baik dari para tamu, dan juga komunitas / organisasi sosial yang tertarik untuk bekerjasama dengan tujuan meningkatkan sosial melalui media seni.

Pada tahun 2016 ARTOTEL For Hope menggalang kepedulian sosial untuk anak-anak berkebutuhan khusus yang berprestasi di bidang seni, melalui sosok seniman cilik Aqil Prabowo yang memiliki gangguan disleksia. Pada tahun 2017, ARTOTEL For Hope menggalang kepedulian sosial untuk orang-orang yang memiliki gangguan kesehatan mental. Melalui ARTOTEL For Hope, orang-orang yang kurang beruntung ini diberikan kesempatan untuk berkarya melalui pameran seni yang diselenggarakan di semua properti, dan ternyata seni menjadi salah satu tetapi penyembuhan mereka melalui coretan-coretan yang mereka tuangkan dalam setiap kanvas.

Pada tahun 2018, ARTOTEL For Hope mulai merambah isu lingkungan yang bekerja sama dengan Yayasan sosial di bidang lingkungan yang memiliki focus pada rehabilitas hutan di Kalimantan. Beranjak dari visi dan misi yang sama, yaitu ingin menggalang kepedulian sosial akan pelestarian hutan melalui seni, ARTOTEL For Hope dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara berhasil menganjak dua seniman untuk melakukan kunjungan dan melihat langsung kawasan pelestarian hutan, kemudian mereka tuangkan dalam bentuk karya seni yang ditampilkan di ARTSPACE semua properti.

Pada tahun 2019, ARTOTEL Group mulai memposisikan program kepedulian sosial ini menjadi program berkelanjutan terhadap lingkungan, dengan mengganti nama program menjadi ARTOTEL Earth dan berkerja sama secara strategis dengan Yayasan WWF Indonesia (WWF-Indonesia) sebagai mitra resmi program Signing Blue. Melalui Program Signing Blue, WWF-Indonesia mendorong pelaku industri pariwisata untuk melakukan praktik usaha yang bertanggung jawab dalam melestarikan keindahan bahari. ARTOTEL Group telah terdaftar sebagai member hotel dari program Signing Blue yang diinisiasi oleh WWF-Indonesia. Hotel yang terdaftar sudah melalui penilaian sebagai hotel yang ramah lingkungan, mulai dari mengurangi penggunaan plastik, pengaturan limbah ramah lingkungan, dan ikut mensejahterakan kelestarian bahari untuk sekarang dan masa mendatang.

Pada Desember 2019, dilakukan rangkaian program aktifasi pertama kolaborasi ARTOTEL EARTH dengan WWF-Indonesia yang mengangkat tema Mengurangi Sampah Plastik, terdiri dari :

1.Pengumpulan Donasi

Selama bulan Desember 2019, ARTOTEL akan menyisihkan Rp 10.000 dari setiap kamar yang terjual untuk disumbangkan kepada WWF-Indonesia yang akan dipergunakan untuk kegiatan pelestarian kehidupan maritime dan pengelolaan limbah di Indonesia. Sebagai timbal baliknya, para tamu akan mendapatkan komik karya seniman Mulyakarya yang menceritakan tentang Labuan Bajo, tempat wisata dan pelestarian alam yang turut didampingi oleh WWF-Indonesia dalam upaya menanggulangi sampah plastik. Bagi tamu yang tidak menginap dan tertarik untuk memiliki komik yang menarik ini, dapat membeli komik ini seharga Rp 10.000 yang juga akan disumbangkan ke WWF-Indonesia.

2.Pameran Seni

Menampilkan pameran seni karya Mulyakrya, sebuah kelompok seniman asal Yogyakarta yang didirikan oleh Danang Catur & Yudha Sandy, berupa komik, poster, lukisan dan instalasi yang diselenggarakan secara serentak di ARTSPACE semua property ARTOTEL Group mulai dari 1 Desember 2019 sampai 31 Januari 2020. Para tamu juga dapat membeli karya seni tersebut dimana ada persentase dari hasil penjualan karya seni akan disumbangkan ke WWF-Indonesia. Karya seni yang ditampilkan Mulyakarya menceritakan kunjungan mereka ketika diajak oleh WWF-Indonesia untuk melihat langsung destinasi wisata Indonesia yang sangat terkenal keindahannya, namun sangat membutuhkan dukungan banyak pihak agar segera memiliki pengelolaan sampah plastik yang baik. Hasil kunjungan ini juga akan ditampilkan berupa video untuk menggugah kesadaran sosial akan sampah plastik.

3.Membuat Cinderamata “Daur Ulang” bersama TRI Upcycle

Dengan mengajak kerjasama TRI Upcycle, sebuah Usaha Sosial (Social Enterprise) yang memproduksi barang barang daur ulang (Upcycle) untuk mengurangi sampah lingkungan, ARTOTEL Earth mengumpulkan linen bekas dari semua properti untuk dirubah menjadi merchandise khas ARTOTEL Earth berupa tas untuk membawa barang belanja yang dapat dibeli oleh para tamu. Hasil penjualan Grocery Bag ini akan disumbangkan juga kepada WWF – Indonesia dan TRI Upcycle. Dana yang diterima oleh TRI Upcycle akan mereka alokasikan untuk penanaman pohon di Kalimantan Tengah.

Erastus Radjimin, CEO ARTOTEL Group menambahkan, “Melalui ARTOTEL Earth, kami ingin menunjukkan komitmen ARTOTEL Group untuk peduli terhadap lingkungan karena sebagai pelaku industri pariwisata yang mengusung brand Gaya hidup masa kini, peduli terhadap lingkungan juga merupakan bagian dari gaya hidup masa kini dimana kita aktif menjaga dan melestarikan bumi ini untuk tetap hijau dengan ekosistem yang baik agar dapat dinikmati oleh generasi masa depan. Melalui ARTOTEL Earth kami juga terbuka untuk bekerjasama dengan institusi lokal lainnya yang memiliki visi dan misi yang sama terhadap lingkungan.”

OHTER POST

Dispar Kota Yogyakarta Gandeng Dispar Kabupaten Badung, Tingkatkan Length of Stay Wisatawan

Dinas pariwisata Kota Yogyakar

...


Ineke Vandoorn & Marc Van Vugt Duo, Spesial kolaborasi bersama Purwanto KuaEtnika

Pemenang Grammy Belanda, Ineke

...


Indonesian Cactus and Succulent Festival 2019 Hadir di Sleman City Hall

Salah satu pusat perbelanjaan

...


Prudential Indonesia Berhasil Gaet Ribuan Pengunjung di Kemeriahan PRURide Indonesia 2019

Yogyakarta, 8 Desember 2019 -

...