Hari ini : Selasa, 25 Februari 2020

NEWS

Jujur Hidup Berkesenian dalam Berkarya

Dalam gelar acara Artist Talk, Klowor Waldiyono ditemani oleh tokoh seniman Kartika Affandi dan penulis senior Raihul Fadjri. ”Klowor Waldiyono itu jujur. Apa adanya untuk diaplikasikan di atas kanvas” tutur Mami Kartika Affandi. Yogyakarta (22/12/2019)

Hal ini terlihat pada ragam karya lukis yang telah dibuat oleh Klowor Waldiyono. Tak ada kanvas, kertas pun digunakan oleh Klowor Waldiyono untuk melukis. Hal ini dilakukannya pada saat ia mengalami krisis ekonomi. Tak hanya itu, karya lukis dengan cat hitam putih menjadi salah satu bentuk kejujuran berkesenian.

Mas Alex mengatakan “Bahwa dalam satu semester Klowor Waldiyono bisa menghasilkan 500 karya, dua semester artinya 1000 karya sudah luar biasa.”

Raihul Fadjri menceritakan bahwa pada ia cukup terkejut saat ia pertama kali datang ke pameran tunggal Klowor Waldiyono, yang bertema Monokrom dan didominasi oleh kucing sebagai subjek lukisan. Klowor ini memiliki jiwa spiritual yang dalam dan ia tuangkan semua itu ke dalam karyanya. ”Untuk ukuran saya sebagai wartawan pada saat itu, pameran hitam putih itu bukan hal yang biasa dan cukup berani, apalagi pameran tunggal”, tetapi tak sampai disitu, Raihul Fadjri juga berkata bahwa sedari tahun 1995 sejak pameran tunggal Klowor Waldiyono yang pertama kali, ia juga semakin menyadari bahwa Klowor Waldiyono merupakan sosok yang dinamis dan terus berkembang dilihat dari karya-karyanya. ”Semakin lama, semakin berwarna, mengalir tanpa beban. Tapi saya tetap merasakan ‘dentuman’ yang sama dari karya-karya mas Klowor dari tahun 1995”, kata Fadjri.

Dalam mempertahankan keinginannya untuk terus berkarya dan menghindar dari sebuah stagnansi, Klowor Waldiyono menggunakan analogi bahwa melukis itu sama halnya dengan bekerja di sebuah kantor “harus disiplin tetapi juga dibawa senang. Jika sudah begitu, pasti yang namanya inspirasi akan datang terus menerus, jika disiplin dan sudah memilih untuk mau hidup berkesenian, karena sudah terasah” ucapnya (22/12).

Klowor Waldiyono memiliki sipirit dan sensitivitas yang tinggi yang bisa di lihat pada karyanya. Berkarya bukan hanya sekedar melihat dari gambar atau dari google tetapi dalam berkarya melalui hati dan mempunyai rasa. Sehingga pada saat dalam keadaan negatif, dapat diambil hikmahnya dan ditungkan dalam kuas untuk berkarya.

OHTER POST

Famtrip Media Pariwisata Sleman

Daerah Istimewa Yogyakarta, te

...


New Uniform Launching, Bentuk Brand Identity Hotel Gaia Cosmo

Salah satu tempat penginapan h

...


Dinner Sepuasnya, Sambut Akhir Pekan di Harper Mangkubumi Yogyakarta

Salah satu tempat penginapan b

...


ACE HARTONO MENGGELAR POPCORN PARTY BIDIK KELUARGA

Salah satu pusat perbelanjaan

...