Hari ini : Senin, 10 Agustus 2020

NEWS

SCH Adakan Simulasi Pernikahan, Era "The New Normal"

Meningkatnya kegelisahan masyarakat yang akan melakukan pernikahan dengan melihat kondisi seperti sekarang ini, Sleman City Hall menggandeng vendor-vendor yang ada di Yogyakarta untuk menjawab kegelisahan tersebut. Hadir dengan konsep baru, Sleman City Hall mengadakan Simulasi pernikahan yang tertajuk “The New Normal Wedding Dummy Simulations” yang diadakan di Kamala Grand Ballroom. Selasa (30/6/2020)

Simulasi pernikahan kali ini mengusung dua konsep sekaligus, dari tradisional hingga internasional. Protokol kesehatan dijalankan cukup ketat selama acara berlangsung. Simulasi kali ini tentunya digelar sebagai percontohan pesta pernikahan ala new normal, sebagai gambaran untuk masyarakat luas. Simulasi ini juga di tinjau langsung oleh Pemda Sleman (Bupati Sleman *tentatif, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Parisiwata, Dinas Kesehatan, Satpol PP), Kepolisian (Polda, Polres, Polsek), Komando Distrik Militer dan Komando Rayon Militer selama acara berlangsung.

Tamu yang menghadiri dalam Simulasi Pernikahan ala new normal yang diadakan di Sleman City Hall di hadiri oleh Kompol Joko Sumarah, Kasie Yanmin Dit Intelkam Polda DIY, Kasat Intelkam Polres Sleman, AKP Rahmad Yulianto SH, M.SI, Mewakili kapolres sleman, Drs. Joko Supriyanto, M.Si. Asisten I Pemda Sleman sekaligus merangkap Kepala BPBD Sleman, AKP Irwantoro Kapolsek Sleman, kapten inf Wahyu Danramil Sleman, Mustadi, S.Sos, MM. Camat sleman, Perwakilan Dandim Sleman Kapten Inf Suparyono, Drs. Joko Supriyanto, M.Si. Asisten I Sekda Sleman sekaligus merangkap Kepala BPBD Sleman (mewakili bupati), Kepala Dinas Pariwisata Dra. Hj. Sudarningsih, M.Si, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sleman, Dra Shavitri Nurmala Dewi MA, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sleman Ibu nia astuti mewakili kepala Disperindag Sleman, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan merangkap kepala pol PP kab. Sleman Ir. Arip Pramana, MT.

Sesampainya tamu undangan di lokasi simulasi, diarahkan langsung menuju meja resepsionis untuk melakukan registrasi secara online. Apabila tamu undangan datang melebihi jumlah yang telah ditentukan di undangan, akan diarahkan untuk mengisi link yang diberikan panitia. Hal ini dikarenakan satu undangan berlaku untuk satu orang, harapannya dengan mengisi link pada saat simulasi datang, panitia juga akan mendapatkan feedback mengenai masukan terkait simulasi yang diadakan kali ini.

Sebelum memasuki area Kamala Grand Balroom, tamu undangan akan diminta untuk menggunakan handsanitizer, dengan sensor handsanitizer yang telah disediakan dan pengecekkan suhu tubuh oleh security. Tamu undangan akan langsung diarahkan menuju simulasi konsep tradisonal terlebih dahulu sebelum menikmati konsep pernikahan secara internasional.

Konsep Tradisional, tamu undangan akan di sambut dengan standing party dan hidangan prasmanan. Uniknya, makanan yang disediakan di area prasmanan juga sudah di siapkan satu per satu, sehingga tamu undangan bisa langsung menikmati hidangan yang telah disiapkan. Terdapat petugas yang membantu untuk mengambilkan di area prasmanan.

Selama acara berlangsung, petugas tentunya menyesuaikan diri dalam menjalankan protokol kesehatan. Mulai dari Make Up Artis, menggunakan face shield dan setiap alat-alat yang digunakan telah dicuci sebelumnya. Petugas Kitchen, Operator menggunakan face shield, masker dan sarung tangan. Tentunya pemandu acara selama simulasi berlangsung menggunakan maskser, face shield dan mengganti cover mic yang digunakan.

Berbeda dengan konsep internasional, tamu undangan akan dipersilahkan duduk di area round table dengan hidangan yang telah disajikan di meja. Selama acara tentunya para tamu undangan tetap di hibur oleh berbagai macam pengisi acara.

Acara simulasi ini sukses dilaksanakan tentunya berkat kerjasama yang luar biasa dengan vendor-vendor yang ada di balik itu semua seprti Gurat Ungu The Organizer, GU Dekor, Swan’s, Arnie Suryo, Mad Flash SS Lighting LED, Valio Studios Cinematic & Live Show, Silvia Dwita MUA, May Star, Kartika Liem, Green Art, LUMOS Entertainment, Griya Ageman, Kencana Photo, Anindya, Gracia, Vro Hairdo, Yellocale, Klapa Wedding, Sonokembang.

Dengan keunggulan lebih dibandingkan tempat lainnya, Grand Kamala Ballroom memiliki kapasitas kurang lebih hingga 5.000 orang. Kedepannya selama new normal ini berlangsung, kapasitas orang yang berada di ruangan tidak akan lebih dari 50%, hal ini tentunya agar tetap dapat menerapkan physical distancing selama acara berlangsung.

Harapan dengan diadakannya simulasi ini, dapat memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa Sleman City Hall bersama seluruh vendor yang bekerjasama telah siap untuk menghadapi “the new normal”, dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah di anjurkan oleh pemerintah.

OHTER POST

Grand Opening Naavagreen Plus

Memiliki kulit yang sehat past

...


Lahirkan Single Baru dan Gandeng Ifan Seventeen "Duo Lo-Fi SeteruSunyi"

Melati Dari Jayagiri. Lagu yan

...


RAJATA "Perak dan Kisah di Antaranya"

Tidak akan ada habisnya untuk

...


Pembukaan Kembali Cabang kidzooona dan Fanpekka Juli 2020

Setelah sempat tutup selama pe

...