Hari ini : Minggu, 21 2018

NEWS

Tribut to Tino Sidin

Pesan untuk anak-anak.

Pak Tino mengharap agar anak-anak Indonesia senang menggambar! Oleh sebab itu Pak Tino berusaha memberikan pelajaran menggambar, baik melalui  TVRI dan kaset serta buku. Dengan menggambar engkau berkreasi, guna menunjang Pembangunan Negara kita, Indonesia tercinta!

Salam
Tino Sidin

Tino Sidin (1925 – 1995) adalah ikon acara televisi ‘Gemar Menggambar’ yang  disiarkan  TVRI pada tahun 1970-an hingga 1990-an. Melalui acara yang ditunggu-tunggu banyak pemirsa, terutama anak-anak, pada masa itu, Pak Tino mengajarkan seni menggambar dengan metode-metode yang menyenangkan, mudah diikuti namun tetap membebaskan, terbuka dan terarah, serta dilanda sisistem among, mengasuh dan mendidik sepenuh hati. Metode-metode yang, menurut Prof. Dr. Muhadjir Effendy dalams ambutannya, patut diteladani oleh setiap pendidik untuk membentuk karakter anak didik yang  mandiri, kreatif, dan inovatif.

Pak Tino, seperti diungkapkan seniman Yuswantoro Adi dalam tulisannya, mengajarkan bahwa hal paling penting dalam pengajaran menggambar adalah memberi ruang ekspresi yang  bebas kepada anak didik. Frasa –frasa ikonik Pak Tino seperti “Jangan takut-takut”, “Boleh”, “Bebas diwarnai apa saja” dan “Yak Bagus”menjadi motivasi ampuh bagi anak-anak untuk mengekspresikan kegembiraannya dalam menggambar.

Sebagai apresiasi atas karya dan jasa Pak  Tino Sidin dalam memperjuangkan kemerdekaan, pendidikan seni, dan budaya, telah dibangun Rumah Tetenger Taman Tino Sidindi Jl. Tino Sidin No. 297 Ngestiharjo, Bantul, Yogyakarta. Rumah Tetenger  yang  kemudian jadi  Museum Taman Tino Sidin ini diresmikan oleh Prof. Dr. Muhamad Nuh, Menteri Pendidikan & Kebudayaan RI saat itu,pada1 4 Oktober 2014.

Memperingati 92 tahunTino Sidin dan 3 tahun Museum Taman Tino Sidin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI,  Prof.Dr. Muhadjir Effendy akan meresmikan Patung Tino Sidin “Sang Inspirator” karya Yusman pada tanggal 14 Desember 2017. Agenda ini juga sekaligus menandai rampungnya program Revitalisasi Museum Taman Tino Sidin  yang merupakan bantuan dari Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Hilmar Farid juga akan membuka pameran senirupa “Tribute to Tino Sidin, 92th Menginspirasi Indonesia”. Belasan lukisan dari17 peserta pameran  yang  merupakan sahabat, murid,dan penggemar Tino Sidin akan dipamerkan dari tanggal 14Desember hingga 31 Desember 2017. Pameran ini juga merupakan salah satu rangkaian Program Parallel Event Biennale Jogja 2017.

Istimewanya, Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati ikut memajang dua karya lukisnya!  Beliau, bersama M. Dwi Marianto dan Heri Dono, juga akan menjadi narasumber sarasehan seni dengan tema “Tino Sidin, Semangat – Cita-Cita Relevansi Pendidikan Karakter Bangsa Masa Kini”  yang akan digelar di Taman Tino Sidin pada 23 Desember 2017, mulai pukul 10.00 WIB.

 

Selain karya Sri Mulyani, pameran ini juga memajang karya Dyan Anggraini Hutomo, Laretna T. Adhisakti, A.C. Andre Tanama, Andi Purnawan Putra, Edduard (Edo Pop), HeriDono, Jumaldi Alfi, M. Dwi Marianto, Nasirun, Otok Bima  Sidarta, Putu Sut awijaya, Sudarisman, Sudarwoto, Susilo Budi Purwanto, UgoUntoro, dan Yuswantoro Adi.

“Seniman-seniman yang ikut pameran sengaja dipilih, salah satunya karena tinggal dan mempunyai galeri seni yang letaknya relative dekat dengan Museum Taman Tino Sidin. Tujuannya adalah agar tercipta link yang bersinergi antara galeri-galeri seni diwilayah ini dengan Museum Taman Tino Sidin,” terang Panca TakariyatiSidin yang kini mengelola Museum Taman Tino Sidin.

Menurut putri ke-5 Pak Tino yang lebih akrab dipanggil Titik Sidin ini, seluruh rangkaian kegiatan “Tribute to Tino Sidin, 92th Menginspirasi Indonesia” bertujuan untuk mengangkat kembali semangat dan cita-citaTino Sidin dalam mengembangkan kreativitas dan seni khususnya bagi generasi mendatang. Selain itu juga untuk lebih mengenalkan keberadaan Taman Tino Sidin sebagai  Museum, Galeri, dan Ruang Seni kepada publik. 

“Pameran in isebagai pemicu agar seniman dan masyarakat tidaks ungkan untuk mengunjungi dan menghidupkan Taman Tino Sidin. Setelah ini kami juga akan menggelar berbagai kegiatan, mulai darip ameran, sarasehan pendidikan dan seni, workshop maupun kegiatan lain yang berkaitan dengan edukasi seni, terutama untuk anak-anak,” tutur Titik Sidin.***

PAMERAN SENI RUPA
“Tribute to Tino Sidin, 92th Mengispirasi Indonesia”
14 Desember - 31 Desember 2017

PEMBUKAAN PAMERAN
Kamis, 14 Desember 2017, pukul 09.00 WIB
Dibuka oleh Prof.Dr. Muhadjir Effendy (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI)

PESERTA
A.C. Andre Tanama, Andi Purnawan Putra, DyanAnggraini Hutomo, Edduard (Edo Pop), Heri Dono, Jumadi Alfi, Laretna T.  Adisakti,M.  Dwi Marianto, Nasirun, Otok Bima Sidarta, Putu Sutawijaya, Sudarisman, Sri Mulyani Indrawati, Sudarwoto, Susilo Budi Purwanto, Ugo Untoro, dan Yuswantoro Adi.

PENULIS
Prof. M. Dwi Marianto, MFA, Ph.D.
Yuswantoro Adi

SARASEHAN SENI
Sabtu, 23 Desember 2017, pukul 10.00 WIB
Narasumber: Sri MulyaniIndrawati (Menteri Keuangan RI), M. Dwi Marianto, Heri Dono

Museum Taman TinoSidin
Jl. Tino Sidin No. 297, Kadipiro – Ngestiharjo - Kasihan
BANTUL – YOGYAKARTA 55182
Telepon : 0274- 618846
Narahubung: 082243274476 (iin)

OHTER POST

ACT DIY dan UII Kembali kirimkan Bantuan Truk Kemanusiaan Untuk Sulawesi Tengah

Kepedulian warga Jogja dalam m

...


MEMBIASAKAN BAHASA INGGRIS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Di Era globalisasi sekarang

...