Hari ini : Kamis, 15 November 2018

NEWS

Sampai Jumpa di ARTJOG 2019!

ARTJOG – ENLIGHTENMENT telah digelar selama 32 hari di Jogja National Museum. Presentasi ratusan karya seni rupa dari 54 seniman visual dan beragam seni pertunjukan dari 88 penampil yang terangkum dalam program Daily Performance berhasil memanjakan seluruh indera pengunjung. Program pendukung seperti Meet the Artist dan Curatorial Tour pun berhasil terselenggara sebagai bagian dari program edukasi terhadap publik. Sebanyak 20 sesi Curatorial Tour dilaksanakan bagi umum, instansi, murid sekolah dan anak – anak. Tak lupa program Merchandise Project yang berhasil mewadahi 82 seniman/komunitas/pekerja kreatif untuk memasarkan produk merchandise mereka.

Sebanyak lebih dari 60.000 pengunjung telah hadir menikmati perhelatan seni tahunan ini sejak dibuka pada 4 Mei 2018 lalu. ARTJOG juga dihadiri oleh para pejabat negara baik dari dalam maupun luar negeri,seperti Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Rasmus Abildgaard Kristensen, Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Patrick Herman, Menteri Kebudayaan Singapura, Grace Fu, Direktur Jenderal Kebudayaan RI, Hilmar Farid, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, dan Kepala BEKRAF Triawan Munaf yang datang kembali beberapa hari setelah pembukaan bersama salah satu putrinya Sherina.  Selain itu sederet nama public figurejuga berkunjung diantaranya Slamet Rahardjo, Ayu Laksmi, Doni Damara, Keenan Pearce, Renita Sari, Yovie Widianto, Dimas Djayadiningrat dan Didik Nini Thowok.

Sebagai penutup, ARTJOG menghadirkan penampilan spesial dari Tulus, seorang penyanyi dan penulis lagu yang mahir bersenandung tentang tema-tema cinta yang dekat dengan keseharian melalui cara tutur yang khas. Sebagai catatan, Tulus juga turut mempresentasikan karya kolaborasinya bersama Davy Linggar pada ARTJOG 2018 ini.  Penampil lain dalam acara penutupan kali ini adalah Stars and Rabbit, grup duo dengan eksplorasi vokal yg unik dan tema-tema lagu yang menarik, dan penampilan memukau. Dan terakhir Megahit Selection akan memeriahkan acara melalui permainan DJ set yang akan membawa kembali kejayaan lantai dansa melalui alunan musik nuansa 1980-1990an.

“Harapan kami, semoga ARTJOG menjadi berkah bagi kita semua dan berguna khususnya bagi masyarakat Jogjakarta dan Indonesia, pada umumnya” ungkap Heri Pemad, Direktur, dalam sambutannya di malam Penutupan ARTJOG 2018. “Dan dengan syukur atas kelimpahan ini, ARTJOG 2018 saya tutup”, lanjutnya diikuti tepuk tangan meriah seluruh tamu dan pengunjung yang hadir.

 

OHTER POST

JOGJA FASHION FESTIVAL 2019 ANGKAT SONGKET SEBAGAI HIGHLIGHT EVENT

Plaza Ambarrukmo akan menggela

...


ACE & INFORMA AMPLAZ gelar Aksi Lingkungan di Malioboro

Dalam rangka ulang tahun kelim

...


ACT DIY dan UII Kembali kirimkan Bantuan Truk Kemanusiaan Untuk Sulawesi Tengah

Kepedulian warga Jogja dalam m

...