Di tahun 2022 ini, IWD Yogyakarta mengusung tema “Bersama Perempuan Melawan Diskriminasi , Kapitalisme dan Kekerasan Seksual”
Memiliki beberapa fokus topik untuk kemudian menjadi bahan yang diangkat ketika seruan aksi tiba. Sebagai momentum melawan segala bentuk diskriminasi, kekerasan, intimidasi, penindasan, marginalisasi serta bentuk lainnya yang masuk ke dalam penodaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Memberikan kesempatan yang setara bagi semua orang untuk memberikan aspirasinya dalam menuntut serta mendesak negara menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM yang belum tuntas.
Adapun beberapa factor yang melatarbelakangi tema tersebut adalah berangkat dari keprihatinan terhadap maraknya kasus kekerasan seksual yang terjadi dan hingga saat ini belum hadirnya payung hukum yang mampu mengakomodir segala kebutuhan korban.

Berikut ini 42 tuntutan dari IWD Jogja 2022 di Hari Perempuan Internasional
1. Sahkan RUU PKS
2. Cabut Omnibus Law
3. Berikan perlindungan bagi buruh informal
4. Gagalkan RUU Ketahanan Keluarga
5. Segera terapkan Permendikbud No. 30 Tahun 2021
6. Sahkan RUU PRT
7. Berikan cuti haid, cuti hamil, cuti ayah yang dibayar
8. Hapus diskriminasi dan kekerasan berbasis SOGIESC
9. Berikan subsidi untuk kesejahteraan sosial rakyat. Hapuskan subsidi untuk pejabat dan pengusaha
10. Naikkan pajak bagi pengusaha, tanpa subsidi
11. Hapuskan sistem magang, kontrak dan outsourcing
12. Usut tuntas dan adili pelaku kekerasan seksual yang dilakukan Aparat TNI dan Polri terhadap perempuan Papua
13. Stop stigmatisasi, penyalahan dan penyudutan penyintas KS
14. Solidaritas untuk buruh, perempuan marjinal, perempuan 65
15. Stop pemberangusan serikat buruh
16. Cabut PP 78 2015
17. Hentikan stigma terhadap perempuan disabilitas
18. Berikan akses keadilan bagi perempuan disabilitas
19. Berikan upah dan tunjangan yang setara bagi laki-laki, perempuan dan gender lainnya
20. Bebaskan tahanan politik pro demokrasi
21. Revisi UU Perkawinan
22. Stop pernikahan paksa dan pernikahan usia dini
23. Hentikan kriminalisasi terhadap pekerja seks
24. Cabut SK D.O untuk mahasiswa pejuang pro demokrasi
25. Berikan Akses yang merdeka untuk jurnalis nasional dan internasional di Papua
26. Hentikan perampasan tanah dan penggusuran paksa di Wadas
27. Tarik militer organik dan non organik di tanah Papua
28. Hapuskan Perda Diskriminatif di DIY
29. Wujudkan ruang aman untuk berekspresi bagi perempuan dan LGBTIQ
30. Stop Framing Media yang diskriminatif berbasis SOGIESC
31. Wajibkan pendidikan seks yang komprehensif
32. Bersihkan predator kekerasan seksual di organisasi dan gerakan
33. Usut tuntas dan adili pelaku pelanggaran HAM masa lalu
34. Berikan kesempatan kerja bagi LGBT di sektor formal
35. Hentikan kriminalisasi gerakan rakyat
36. Hentikan kriminalisasi pejuang lingkungan
37. Stop eksploitasi alam oleh perusahaan tambang dan sawit
38. Hentikan privatisasi air
39. Hentikan perampasan tanah di wadas, dan daerah lainnya
40. Hentikan intimidasi dan kriminalisasi kepada perjuangan warga wadas
41. Berikan perlindungan kepada jurnalis
42. Cabut Pergub DIY pembatasan demokrasi