posted 08 December, 2025 03:48
Setelah kebakaran dahsyat pada tahun 2015, negara Indonesia mendirikan proyek-proyek pemulihan dan mitigasi kebakaran yang berfokus pada Masyarakat Adat dan praktik kebakaran mereka. Oleh karena itu, Masyarakat Adat, seperti suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah, kini memainkan peran krusial dalam brigade pemadam kebakaran berbasis komunitas di tingkat desa. Kebakaran besar kembali melanda pada tahun 2023, menghancurkan sekitar 1,16 juta hektar area hutan, sebagian besar di Kalimantan dan Sumatra. Kebakaran pada tahun 2023 berdampak pada kesehatan, ekonomi, dan ekologi yang besar bagi masyarakat Indonesia dan negara-negara tetangga. Di masyarakat Indonesia, kebakaran dahsyat ini memicu kembali perdebatan yang menuduh Masyarakat Adat dan praktik pertanian tradisional mereka. Minggu,(7/12/25)