Hari ini : Senin, 22 Juni 2026

NEWS

Biennale Jogja 18: Kawruh Tanah Lelaki

Biennale Jogja 18 2025 masih berada dalam lintasan tema besar TRANSLOKALITAS dan TRANSHISTORISITAS sebagai bagian dari Seri Khatulistiwa (Equator) Putaran Kedua. Tim kuratorial Bob Edrian, Eva Lin dan ketjil bergerak mengumumkan KAWRUH: Tanah Lelaku sebagai judul edisi kali ini, yang merupakan keberlanjutan dari "Titen" Biennale Jogja 17 2023 yang lalu.

"Kuliner Tjap Legende" Bentuk Exsistensi Budaya Indonesia Melalui Kuliner & Citarasa

Festival Kuliner Autentik terbesar di Indonesia, hadir di Sleman City Hall Yogyakarta Dalam rangka memperkenalkan dan melestarikan kekayaan kuliner Indonesia Sleman City Hall, berkolaborasi dengan Jiscomm menghadirkan gelaran Festival Kuliner Tjap Legende Yogyakarta Event ini menjadi wadah an bagi pelaku kuliner legendaris dan autentik dari seluruh Nusantara untuk menghadirkan hidangan khas mereka, yang sudah eksis selama puluhan tahun.

Pecahkan Rekor MURI "Sajian Gudeg Terbanyak di Jogja"

Pemerintahan Kota Yogyakarta bersama Asosiasi Pengusaha Gudeg Yogyakarta menggelar Festival Gula Kelapa Gudeg Sejuta Rasa, pada Minggu, (6/7) Ribuan porsi makanan yang disajikan kepada masyarakat dan wisatawan ini kembali memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai sajian gudeg terbanyak.

"Perjalanan Cinta": Lagu Baru tentang Cinta yang Tak Pernah Usai

Di tengah hiruk-pikuk zaman yang cepat dan kadang kehilangan makna, hari ini sebuah karya musik yang jujur dan dalam bertajuk "Perjalanan Cinta" resmi diperkenalkan kepada publik dalam sebuah acara peluncuran hangat di Gedung GIK UGM, Yogyakarta. Jumat, (4/7)

Prambanan Jazz Festival 2025 "Sebelas Selaras" Harmoni Musik dengan Alam dan Budaya

Kemegahan arsitek Candi Prambanan dengan sejarah lebih dari seribu tahun. Memasuki tahun ke-11, Prambanan Jazz Festival kembali digelar pada 4-6 Juli 2025 di situs bersejarah Candi Prambanan. Mengusung tema "Sebelas Selaras", festival ini merayakan harmoni antara musik, alam, dan budaya. Kamis,(3/7)

"RANTARA Art Exhibition" Ruang Seni Inklusif

Rantara Art Exhibiton sebuah ruang seni inklusif yang memberi panggung setara bagi seniman difabel dan profesional untuk berkarya dan berkolaborasi. Melampaui keterbatasan dan merayakan kesetaraan. Lebih dari 70 nama terpilih, dari berbagai latar belakang, telah menyatukan semangat kreativitas dan keberdayaan dalam bentuk karya visual yang akan ditampilkan sepanjang pameran. Kamis, (3/7)